WAHAI CALON SUAMIKU, BELAHAN JIWAKU, TEMUKANLAH AKU...

muhasabah 4 Comment

Bismillahirrahmanirrahim..

Untuk calon suami dunia akhiratku

Asssalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

 

Duhai calon pemilik tulang rusukku, aku akan segera hadir dalam dinginnya malam dengan hangatnya jiwa. Ku tunggu hingga Ijab Kabul terucap dari lisanmu. Aku akan menjaga dalam harumnya semerbak dalam jiwaku, menunggu hingga engkau menahkodai bahtera kita. Ku kan berhijab dengan sempurna dengan tak selalu mengikuti arah arus angin yang berhembus.

 Duhai calon imam dalam sholatku, aku kan selalu hadir dalam cintamu kepada Allah, dengan sigap aku akan menghamparkan sajadah sebagai alas sujudmu, dengan hadirku sebagai makmum Insya Allah akan menyempurnakan sholat kita. Deru do’amu teiring “aamiin” dari lisanku.

 Dalam hening malam bulir air mata tak henti ku teteskan bercahayakan munajat doa.

 Duhai calon pemilik tangan gagah yang menolongku ketika aku terpuruk dan jatuh.. lindungi aku dalam perjalanan hidup kita, ketika engkau terluka kan kubalut dengan cinta jiwa yang merona, menyembuhkan segala perih dalam jiwamu.

 Duhai calon pengusap air mataku, sungguh engkau takkan rela calon bidadarimu ini menangis, usaplah lembut pipi kemerah-merahan ini agar tak menangis, dan kan kuhaluskan telapak kakimu dengan mencucikannya ketika engkau pulang dari berjihad.

 

Duhai calon ayah dari para mujahi-mujahidah kita, aku sebagai madrasah pertama sebagai sumber ilmu dari anak anak kita, kan kutanammkan ilmu agama agar mujahidah kita takut akan Rabbnya, santun pada kedua orang tuannya, menghormati orang-orang yang lebih tua. Akhlakul karimah yang baik kan kusisipkan dalam prilakunya semenjak kecil.

 Duhai calon nahkoda yang kan membawa keluargaku ke surga…
Mari kita hiasi rumah kita dengan cahaya cahaya iman…

 

Aku dalam diam sengaja tak menampakkan diri, agar engkau benar benar menemukanku dalam cahaya sujudmu
Aku tak banyak bicara karna aku takut ketika aku menyapa, engkau tepesona pada apa yang kuucap
Aku menunduk malu, tak berani menatap mata binar yang engkau miliki, karena aku takut dapat memudarkan imanku.

Temukan aku wahai calon imam dalam sujudku…

Aku menunggu lisan ijab darimu..

 

..:: Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh ::..

 

Bandung, In Memoriam

Renungan kisah inspiratif

(read more ...)



TERUNTUK SAUDARAKU YANG DALAM PENANTIAN

muhasabah 5 Comment

saudaraku….

wanita muslimah laksana bunga yang menawan wanita muslimah yang sholehah bagaikan sebuah perhiasan yang tiada ternilai harganya Begitu indah begitu berkilau begitu menentramkan…

teramat banyak yang ingin meraih bunga tersebut namun tentunya tak sembarang orang berhak meraihnya menghirup sarinya

hanya yang dia yang benar-benar terpilihlah yang dapat memetiknya yang dapat meraih pesonanya dengan harga mahal yang teramat suci sebuah ikatan amat indah bernama PERNIKAHAN karena itu sebelum saatmu tiba janganlah engkau biarkan seorang muslimah layu sebelum masanya jangan kau menjadikan serigala liar membuatnya bahan permainan dalam keisenganmu Jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh atas nama taaruf atas nama cinta…

Ya….... atas nama cinta jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh atas nama taaruf atas nama cinta Kau tau saudaraku…?? Jika seseorang jatuh cinta maka cinta akan membungkus seluruh aliran darahnya membekuknya dalam jari-jarinya dan menutup semua mata hati dan pikirannya  Membuat seseorang lupa akan prinsipnya, Membuat seseorang lupa akan besarnya fitnah ikhwan-akhwat, Membuat seseorang lupa akan apa yang benar dan apa yang seharusnya ia hindarkan, Membuat seseorang itu lupa akan apa yang telah ia pelajari sebelumnya tentang batasan-batasan pergaulan ikhwan akhwat, Membuat seseorang menyerahkan apapun supaya orang yang ia cintai ”bahagia” atau ridho terhadap apa yang ia lakukan Membuat orang tersebut lupa bahwa cinta mereka belum tentu akan bersatu dalam pernikahan….

Ya saudaraku….akhi fillah, Jangan sampai cinta menjerumuskanmu dalam lubang yang telah engkau tutup rapat sebelumnya Karena itu jika engkau mulai menyadari adanya benih-benih cinta mulai tertanam lembut dalam hatimu yang rapuh segeralah buat sebuah benteng yang tebal yang kokoh Tanam rumput beracun disekelilingnya Pasang semak berduri di muara-muaranya Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertepuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin…

Cinta begitu dasyat pengaruhnya jika engkau tau Karena itu jika engkau mulai menyadari adanya benih-benih cinta mulai tertanam lembut dalam hatimu yang rapuh segeralah buat sebuah benteng yang tebal yang kokoh Tanam rumput beracun disekelilingnya Pasang semak berduri di muara-muaranya….

Berlarilah menjauhinya,menjauhi orang yang kau cintai, Buat jarak yang demikian lebar padanya, jangan kau berikan ia kesempatan untuk menjajaki hatimu, Biarlah air mata mengalir untuk saat ini,  Karena kelak yang akan kalian temui adalah kebahagiaan, biarlah sakit ini untuk sementara waktu, biarlah luka ini mengering dengan berjalannya kehidupan, Karena cinta tidak lain akan membuat kalian sendiri yang menderita.....  Kalian sendiri…

Saudaraku…. tentunya sudah mengerti dan paham bagaimana rasanya jika sedang jatuh cinta , jika dia jauh kita merasa sakit karena rindu, jika ia dekat kita merasa sakit karena takut kehilangan. padahal ia belum halal untukmu dan mungkin tidak akan pernah menjadi yang halal…

karena itu jauhilah ia  jangan kau biarkan dia menanamkan benih-benih cinta di hatimu dan kemudian mengusik hatimu  jangan kau biarkan dia mempermainkanmu dalam kisah yang bernama cinta. maka bayangkanlah keadaan ini tentang istrimu kelak

saudaraku sukakah engkau..?? apabila saat ini ternyata istrimu (kelak) sedang memikirkan pria yang itu bukan engkau..???

sukakah engkau..?? bila ternyata istrimu (kelak) saat ini tengah mengobrol akrab tertawa riang, becanda, saling menatap, saling menggoda,  saling mencubit, saling memandang dengan sangat, saling menyentuh…??? dan bahkan lebih dari itu…??

sukakah engkau saudaraku…??

sukakah engkau bila ternyata saat ini istrimu (kelak) sedang jalan bersama pria lain yang itu bukan engkau…??

sukakah engkau…?? bila saat ini istrimu (kelak) tengah berpikir dan merencanakan pertemuan berikutnya…?? tengah disibukkan oleh rencana-rencana…apa saja yang akan ia lakukan bersama pria itu…??

tidak cemburukah engkau temanku..?? bila saat ini istrimu (kelak) sedang makan bareng bersama pria lain… istrimu (kelak) saat ini sedang digoda oleh pria-pria, istrimu (kelak) sedang ditelepon dengan mesra, istrimu (kelak) saat ini sedang curhat dengan pria yang berkata…”aku tak bisa jika sehari tak mengobrol denganmu…”

tidak cemburukah…?? tidak cemburukah…?? tidak cemburukaaaaahhhhhhhh……???

tidak terasa bagaimanakah  jika istrimu (kelak) saat ini tengah beradu pandangan, bercengkrama, bercerita tentang masa depannya dengan pria lain yang bukan engkau…???

sukakah engkau kiranya istrimu (kelak) saat ini tidak bisa tidur karena memikirkan pria tersebut…?? menangis untuk pria tersebut…?? dan berkata dengan hati hancur…”aku sangat mencintamu…aku sangat mencintaimu…???” tidak patah hatikah engkau…??? sukakakah engkau bila istrimu (kelak ) berkata pada pria lain..”tidak ada orang yang lebih aku cintai selain engkau…??” menyebut pria tersebut dalam doanya… memohon pada Allah supaya pria tersebut menjadi suaminya… dan ternyata engkaulah yang kelak akan jadi suaminya…..dan bukan pria tersebut…???

jika engkau tidak suka akan hal itu, jika engkau merasa cemburu, maka demikian halnya dengan istrimu (kelak)....

dan Allah jauh lebih cemburu daripada istrimu, Allah lebih cemburu saudaraku melihat engkau sendirian namun pikirannmu enggan berpindah dari wanita yang telah mengusik hatimu tersebut….

saudaraku kalian percaya takdir bukan..?

saudaraku kalian percaya takdir bukan..?

apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama  maka sejauh apapun mereka sebanyak apapun rintangan yang menghalangi sebesar apapun beda diantara mereka sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya , meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya  meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya  meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa PASTI tetap saja mereka akan bersatu, seakan ada magnet yang menarik mereka, akan ada hal yang datang untuk menyatukan mereka berdua akan ada suatu kejadian yang membuat mereka saling mendekat dan akhirnya bersatu…

namun… apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh ,  maka sebesar apapun usaha mereka untuk saling mendekat sekeras apapun upaya orang disekitar mereka untuk menyatukannya  sekuat apapun perasaan yang ada diantara mereka berdua  sebanyak apapun komunikasi diantara mereka sebelumnya sedekat apapun…

PASTI… akan ada hal yang membuat mereka akhirnya saling menjauh ada hal yang membuat mereka saling merasa tidak cocok  ada hal yang membuat mereka saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik ada kejadian yang menghalangi mereka untuk bersatu

bahkan ketika mereka mungkin telah menetapkan tanggal pernikahan…

namun…yang perlu dicatat disini adalah yakinlah bahwa yang diberikan oleh Allah, yakinlah bahwa yang digariskan oleh Allah, yakinlah bahwa yang telah ditulis oleh Allah dalam KitabNya adalah yang terbaik untuk kita  adalah yang paling sesuai untuk kita  adalah yang paling membuat kita merasa bahagia. karena Dialah yang paling mengerti kita lebih dari kita sendiri. Dialah yang paling menyayangi kita. Dialah yang paling mengetahui apa-apa yang terbaik untuk kita. sementara kita hanya sedikit saja mengetahuinya dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan kita…

dan yang perlu kita catat juga adalah JIKA KITA TIDAK MENDAPATKAN SUATU HAL YANG KITA INGINKAN ITU BUKAN BERARTI BAHWA KITA TIDAK PANTAS UNTUK MENDAPATKANNYA NAMUN JUSTRU BERARTI BAHWA KITA PANTAS KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK DARI HAL TERSEBUT KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK SAUDARAKU LEBIH BAIK  meskipun saat ini mata manusia kita tidak memahaminya meskipun saat itu perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata meskipun saat itu otak kita melihatnya sebagai sesuatu yang buruk. Tidak jangan terburu-buru menvonis bahwa engkau telah diberikan sesuatu yang burukbahwa engkau tidak pantas karena kelak engkau akan menyadarinya engkau akan menyadarinya perlahan bahwa apa yang telah hilang darimu bahwa apa yang tidak engkau dapatkan bukanlah yang terbaik untukmu bukanlah yang pantas untukmu bukanlah sesuatu yang baik untukmu.

karena itu saudaraku jangan mubazirkan perasaanmu air matamu, waktumu , jangan kau umbar semua perasaan cintamu ketika engkau tengah menjalin proses taarufan jangan kau umbar semua kekuranganmu jangan kau ceritakan semuanya jangan kau terlalu ngotot ingin dengannya jika engkau mencintainya karena belum tentu dia adalah jodohmu pun jangan takut bila ternyata kalian tidak merasa cocok karena Allah telah menetapkan yang terbaik untuk kalian…

maka memohonlah padaNya mintalah padanya diberikan petunjuk dan dijauhkan dari segala godaan yang ada  karena cinta sebelum pernikahan pada hakekatnya adalah sebuah cobaan yang berat Dan percayalah jodoh itu tidak ada kaitannya dengan banyak sedikitnya kenalan banyak sedikitnya teman perempuan. sama sekali tidak karena jika laki-laki yang terjaga maka Allahlah yang akan mengirimkan pendamping untuknya karena laki-laki yang terjaga adalah laki-laki yang banyak didamba oleh seorang akhwat sejati jadi jagalah dirimu hatimu kehormatanmu sebelum saatnya tiba. perbanyak bekalmu dan doamu yakinlah bahwa Allah yang akan memilihkan yang terbaik untukmu.  aamiin…..

*Ya Allah karuniakanlah kami seorang pasangan yang sholeh yang menjaga dirinya , yang menjaga hatinya hanya untuk yang halal baginya , yang senantiasa memperbaiki dirinya yang senantiasa berusaha mengikuti sunnah Rasulullah yang baik akhlaknya yang menerima kami apa adanya yang akan membawa kami menuju Jannah Mu Ya Rabb…

kabulkan ya Allah. amien dan segerakanlah karena hati kami teramat lemah dan cinta sebelum menikah adalah sebuah cobaan yang berat…

 

Bandung, In memoriam

pada-Mu ya Rabb ku yakin akan indah pada waktunya



(read more ...)

MENIKAH ADALAH .................

artikel 1 Comment

Menikah adalah  saat dimana gerbang kesucian mulai dibentangkan

Menikah adalah saat dimana ketidaksempurnaan bukan lagi masalah yang mesti diperdebatkan

Menikah adalah saat dimana nyuci, nyemir, masang bohlam nyambung kabel, nyiram kembang, nguras bak mandi, masak, belanja kentang, ganti popok tak lagi bibi kerjakan

Menikah adalah saat dimana akar dirajut dari benang benang pemikiran

Menikah adalah saat dimana syariat direngkuh sebagai tolak ukur perbuatan

Menikah adalah saat dimana ketulusan diikatkan sebagai senyum kasih sayang

Menikah adalah saat dimana kesendirian dicampakkan sebagai sebuah kebersamaan

Menikah adalah saat dimana kegelisahan beralih pada ketenangan

Menikah adalah saat dimana kesetiaan adalah harga mati yang tak bisa dilelang…

Menikah adalah saat dimana bunga bunga bersemi pada taman taman

Menikah adalah saat dimana kemarau basah oleh sapaan air hujan

Menikah adalah saat dimana hati yang membatu lapuk oleh kasih saying

Menikah adalah sebuah pilihan antara jalan Tuhan dan Jalan Setan

Menikah adalah sebuah pertimbangan antara hidayah dan kesesatan

Menikah adalah saat dimana suka dan duka saling berdatangan

Menikah adalah saat dimana tawa dan air mata saling berdendang

Menikah adalah saat dimana ikan dan karang bersatu dalam lautan

Menikah adalah saat dimana dua hati menyatu dalam ketauhidan

Menikah adalah saat dimana syahwat tidak lagi bertebaran dijalan jalan

Menikah adalah saat dimana ketakwaan menjadi teluk perhentian

Menikah adalah saat dimana kehangatan menyatu dalam pekatnya malam

Menikah adalah saat dimana cinta pada Allah dan Rasul-Nya dititipkan

Menikah adalah saat dimana dua hati berganti peran pada kedewasaan

Menikah adalah saat dimana dua jasad menambah kekuatan dakwah peradaban

Menikah adalah saat dimana kecantikan adalah sebuah ujian

Menikah adalah saat dimana kecerewetan diperindah oleh aksesoris kesabaran

Menikah adalah saat dimana bunga bunga mulai menyemi pada alang

Menikah adalah saat dimana bidadari2 dunia turun ditelaga telaga kesejukan

Menikah adalah saat dimana jundi jundi kecil bagai cicit burung pada dahan dahan

Menikah adalah saat dimana pemahaman pemahaman mulai disemikan

Menikah adalah saat dimana amal amal mulai ditumbuhkan

Menikah adalah saat dimana keadilan mulai ditegakkan

Menikah adalah saat dimana optimistus adalah leksem baru dari sebuah kefuturan

Menikah adalah saat dimana kecemburuan adalah rona pelangi pada awan

Menikah adalah saat dimana kesendirin menutup epi k kehidupan

Menikah adalah saat dimana syahadat menjadi saksi utama penerimaan

Menikah adalah saat dimana aktivitas dibangun atas dasar ketaatan

Menikah adalah saat dimana perbedaan ciptakan kemesraan

Menikah adalah saat dimana istana tahajud dibangun pada pucuk pucuk malam

Menikah adalah saat dimana belaian bak kumbang yang meneteskan madu madu kehidupan

Menikah adalah saat dimana kecupan bak mentari yang segarkan dedaunan dari kemarau panjang

Menikah adalah saat dimana goresan  bayang bayang yg kulukis pada mimpi mimpi malam berubah menjadi kenyataan

Menikah adalah saat dimana jiwa jiwa yang lelah seharian bisa disegarkan

Menikah adalah saat dimana hilangnya energy kehidupan bisa dipulihkan

Menikah adalah saat dimana kapal yang mengarungi bahtera kehidupan menemukan pelabuhan

Menikah adalah saat dimana Allah melipatgandakan kekuatan, rizki dan kasih saying

Menikah adalah saat dimana kebersamaan selalu menjadi kenyataan

Menikah adalah saat permasalahan permasalahan hidup tidak lagi dipecahkan seorang diri

Menikah adalah saat saat terindah tuk ciptakan surga dunia akherat

Menikah adalah jalan mulia tuk menjayakan islam dan muslimin

Menikah adalah saat dimana kecemburuan bagai bunga bunga indah nan harum sebagai penyemangat dalam beribadah

Menikah adalah saat dimana Alquran dan sunnah harus diamalkan dalam kehidupan

Menikah adalah saat saat terindah dimana keduanya saling berfastabikul khairat

Menikah adalah saat dimana kekuatan iman dan ihsan berlipat ganda

Menikah adalah saat dimana amalan amalan sunnah menjadi adat yang senantiasa hidup dalam bait bait kebersamaan

Menikah adalah saat dimana sakinah, mawaddah warahmah menjadi suatu hal yang muda direalisasikan dalam kehidupan

Menikah adalah saat dimana angin angin syurga mulai berhembus ke relung jiwa

Menikah adalah saat dimana mujahadah dalam jihad tak lagi surut kebelakang

Menikah adalah saat dimana dambaan menjadi pendamping perjuangan dakwah jadi nyata

Menikah adalah saat dimana cahaya cahaya syurga selalu menyinari arah kehidupan

Menikah adalah saat dimana ridha Allah menjadi motivasi utama dan pertama dalam mengarungi bahtera rumah tangga

Menikah adalah saat dimana semua kesusahan hidup adalah bagian dari kenikmatan yang harus diterima dan dihadapi dengan penuh ikhlas dan kesabaran

Menikah adalah satu jalan untuk menutup mata dari hal hal yang haram dipandang

Menikah adalah saat2 mendebarkan yang begitu indah

Menikah adalah saat dimana sifat dan sikap tercela harus disingkirkan

Menikah adalah suatu kenikmatan yang tiada bandingnya didunia ini

Menikah adalah saat dimana kebersamaan akan menghiasi segala kesepian

Menikah adalah saat dimana pengorbanan tak lagi menjadi perhitungan

Menikah adalah jalan mulia untuk menangkal panah panah iblis

Menikah adalah saat dimana kemanjaan seorang istri menjadi penyejuk jiwa

Menikah adalah saat janji setia dua anak manusia yang mampu mengguncang langit dan bumi

Menikah adalah saat dimana pintu pintu syahid terbuka lebar

Menikah adalah saat dimana generasi2 Rabbany mulai menyinari gelapnya dunia

Menikah adalah saat dimana senyuman manis bagai oase dipadang pasir

Menikah adalah saat dimana remasan2 lembut jemari suami mampu menurunkan rahmat dan kasih sayang Allah

Menikah adalah saat dimana suapan2 kecil semakin memperindah kebersamaan

Menikah adalah saat terindah dimana iman dan tolabul ‘ilmi menjadi faktor penunjang kemuliaan

Menikah adalah saat dimana akhlakul karimah menjadi penghias dalam menjalani kehidupan

Menikah adalah saat dimana kebersamaan dalam suka dan duka menjadi pengokoh ikatan tali kasih

Menikah adalah saat dimana panggilan sayang menjadi hal yang lumrah

Menikah adalah saat dimana tangisan tanda syukur pada-Nya selalu bersimbah

Menikah adalah saat dimana permintaan maaf selalu diberi sebelum diminta

Menikah adalah saat dimana merencanakan segala sesuatunya dengan penuh kecermatan

Menikah adalah saat dimana cita cita luhur mulai terwujudkan satu persatu

Menikah adalah saat dimana mahligai keberkahan mulai dipetik

Menikah adalah saat dimana keceriaan selalu menghiasi segala ujian dari-Nya

Menikah adalah saat dimana perilaku mulia menjadi teladan orang banyak

Menikah adalah saat dimana barisan barisan jihad mulai dibangun

Menikah adalah saat dimana semua jiwa dan raga dipersembahkan hanya untuk-Nya

Menikah adalah janji setia dua insan yang berlainan jenis untuk seiya sekata dalam menjalani kehidupan ini meraih cinta-Nya

Menikah adalah saat dimana separuh dari dien mulai dipetik

Menikah adalah saat dimana hari hari yang dilalui penuh dengan jihad

Menikah adalah saat saat terindah yang kudambakan.

 

Bandung, In Memoriam

Menikah adalah.................????/

(read more ...)

AKU MENCINTAINYA NAMUN JANGAN JADIKAN DIA JODOHKU

muhasabah 3 Comment

Di suatu kajian, dengan tema jelajah hati…

Sebuah kajian yang panjang, bermakna dan ‘mengena’…

Sebuah kajian bagaimana menjaga hati, menjaga cinta dalam dada ini hanya untukNya…

Masih teringat jelas dalam benakku ketika ustad tersebut berkata

“jika ada yang hatinya mulai tergoda oleh hal selainNya, maka jujurlah pada hati, namun lakukan apa yang berkebalikan dengan hawa nafsu… Misalnya, suatu saat kita melihat baju yang sangat bagus dan sangat ingin untuk membeli.. jujurlah pada hati bahwa kita sangat menyukai baju itu, jika perlu beli, namun berikan baju yang sangat kita senangi itu untuk orang lain… untuk masalah cinta, ketika hati tergoda tuk mencintai selainNya apalagi lawan jenis, jujurlah pada hati, dan berdoalah ‘ya Allah..aku mencintainya namun jangan jadikan ia sebagai jodohku…”

Kira2 begitu intinya, meski ga saklek seperti itu…

Sontak mendengar kalimat terakhir para hadirin yang datang tertawa… namun aku, justru bertanya-tanya. Ketika cinta itu datang, meskipun bukan untuk memiliki, mengapa justru kita seperti itu? Bukankah sangat baik jika doa itu menjadi ‘jagalah hati ini dari cinta terhadapnya sampai rasa cinta ini halal bagi kami’… Begitu batinku dulu…dulu…

Namun aku mengerti sekarang..sangat mengerti mengapa doa itu yang disarankan oleh sang ustad (meskipun mungkin doa ini ga saklek juga)… aku sangat mengerti sekarang…

Mengapa?

Karena di suatu kajian lain, aku mengambil suatu hikmah, yakni suatu keluarga yang ingin menjadi sebuah keluarga yang sakinah, mawadah wa rahmah, itu bukan hal yang mudah… keluarga yang ingin dibangun seperti itu memang harus didasarkan pada suatu kesucian… kesucian masing-masing pasangan baik secara hati dan fisik, dan yg paling penting kesucian PROSES itu sendiri…

Keluarga yang sebersih itu juga harus diawali dengan proses yang bersih sebagaimana hal yang baik harus diawali dengan hal yang baik pula… bagaimana keluarga itu akan menjadi keluarga yg suci jika dalam proses saja tidak bersih?

Dalam proses harusnya tak ada pelanggaran-pelanggaran syar’i… sebagaimana tak ada berpacaran sebelum menikah.. sebagaimana tak ada bergoncengan dan bersentuhan selama itu belum halal.. sebagaimana tak ada perkenalan lebih mendalam selama proses ta’aruf belum dimulai secara resmi.. Sebagaimana itu pula kesucian hati itu harusnya terjaga sebelum itu semua juga akan menjadi halal..tak ada cinta selain padaNya dan tak ada cinta tuk lawan jenis kecuali cinta itu halal.. Ya, ‘baik’ dalam proses untuk mencapai ‘kebaikan’ pada akhirnya…

Tuk mencapai rumah tangga yang diberkahi yang di dalamnya harapannya akan lahir para mujahid dan mujahiddah tuk menjalankan estafet dakwah ini, terlalu suci tuk dinodai dengan proses yang tidak baik…

Tuk membangun rumah tangga yang slalu dalam naungan cintaNya yang harapannya akan lahir para hafidz dan hafidzah tuk mewarnai ummat ini, terlalu suci tuk dinodai dengan proses yang kotor..

 

Baik dalam proses…

Sebenarnya mungkin hanya itu yang ingin disampaikan sang ustadz dalam doa itu… doa yang berharap ketika ada getaran yang tak seharusnya ada tuk seseorang, maka tidak sepantasnya berharap seseorang tersebut tuk menjadi jodoh kita kelak… semua ini hanya demi BAIK dalam PROSES agar PREOSES ini mengantarkan pada KEBERKAHAN yang sesungguhnya.. Sebuah keluarya yang di dalamnya akan lahir para mujahid-mujahiddah dan hafidz-hafidzah tuk mewarnai dunia ini.. mewarnai dengan warna warni pelangi cinta di dunia dan akhirat…

Wallahu’alam..

 

Bandung, humayroh

(read more ...)

25 PERTANYAAN DARI ISTRI SHOLEHAH BUAT CALON SUAMI

muhasabah 4 Comment

Jangan hanya bertanya tentang penghasilan, hobby atau dimana akan membangun rumah. Tanyakanlah hal2 yg jauh lebih penting kepada calon suami- misalnya, sedalam apa cintanya kepada Allah…

Dia ingin berkenalan lebih jauh dengan anda. Tujuannya untuk menjajaki apakah hubungan suami isteri ygsuci dan dahsyat itu bisa dibangun bersama anda. Anda berdua sudah saling bertukar curriculum vitae, kawan-kawan dan kerabat sudah saling bertukar informasi kepada anda dan dia. Dia ingin bertemu dan mengajukan beberapa pertanyaan. Sebaliknya, dia juga siap membuka dirinya untuk ditanya-tanya oleh anda.

Berwudhu’-lah dulu, laksanakan shalat sunnat dua rakaat, mintalah Allah merengkuh anda dan mengendalikan lisan serta gerak-gerik anda. Ucapkanlah ta’awudz, dan bismillah dg jelas di hadapannya, lalu ajukan pertanyaan2 dibawah ini sambil menggantungkan diri anda hanya kepada Allah yg telah menciptakan anda dan dia.

1. Bagaimana anda pertama kali mengenal Allah? Tolong ceritakan sedetil mungkin.

 2. Kapan pertama kali anda bertaubat yg sungguh sungguh? Kalau boleh tahu, kesalahan apakah yang anda mintakan ampun kpada Allah waktu itu? Pernahkah anda mengulangi kesalahan itu? Apa yg akan mungkin membuat anda terjerumus lagi pada kesalahan itu di masa mendatang? (jika dia menganggap itu aib yang anda tak perlu tahu, jangan sekali-kali anda mendesaknya untuk menjawab. Tunjukkan rasa hormat anda atas pilihannya untuk tidak menjawab).

3. Adakah kesalahan kepada Allah yang selalu anda lakukan dan sampai hari ini belum anda mintakan ampun kpada Allah? Kalau boleh tahu kesalahan apakah itu? (Begitu juga yang ini)

4. Seberapa sering anda ingkar kepada Allah terutama kalau sedang sendirian? Dalam bentuk apa keingkaran anda itu? (Begitu juga yang ini)

5. Tolong ceritakan bagaimana hubungan anda dengan Allah saat ini

6. Dalam seminggu terakhir, Berapa kali anda gagal mengikuti shalat fardhu berjamaah sesudah adzan berkumandang? Kenapa?

7. Dalam seminggu terakhir, Berapa kali anda gagal membaca Quran minimal 50 ayat per hari? Kenapa?

8. Dalam seminggu terakhir, Berapa kali anda gagal bangun shalat malam/ tahajjud?

9. Dalam seminggu terakhir, Berapa hari yg anda lewatkan tanpa bershodaqoh atau berinfaq untuk orang miskin dan sabilillah?

10. Tolong sebutkan 5 langkah pertama dan yang akan anda lakukan secara istiqomah untuk membangun rumah tangga yang taat kpada Allah dan Rasul-Nya? Kenapa anda memilih ke-5 langkah tersebut ? Bagaimana cara anda melaksanakannya?

11. Saya mau buka rahasia. Sebenarnya, saya sudah memiliki seorang laki-laki yang sangat saya cintai. Orangnya kalem, pintar, ganteng, dan sangat sopan. Hanya kepada dia saya memberikan cinta saya lebih dari kepada lelaki lain. Bersediakah anda mengizinkan saya melanjutkan cinta saya kepada lelaki ini, kalau anda suami saya? (Biarkan dia salah tingkah dulu. Mungkin juga dia akan menjawab secara emosional. Perhatikan mimic wajahnya, wajah seperti itulah yang akan anda lihat setiap kali kelak anda bertengkar dan mengingatkan dia dengan ayat Allah atau hadist Rasulullah. Setelah anda merekam mimic wajahnya, barulah anda katakana…)laki-laki itu bernama Muhammad shallallohu ‘alaihi wa sallam. Bagaimana caranya supaya saya semakin mencintai beliau, lebih dari saya mencintai suami saya?

12. Apa saja rencana anda dalam menghidupkan sunnah nabi Muhammad Shallallohu ‘alaihi wa sallam dalam rumah tangga yang akan anda bangun? Bagaimana anda akan melaksanakannya?

13. Ada 3 hal yg insyaAllah akan selalu saya perbaiki dalam diri saya secara bersungguh2 sampai saya mati yaitu ibadah, ilmu dan ‘amal shalih saya. Apa saran anda untuk saya?

14. Tentang Ibu anda, ceritakan sebanyak mungkin hal penting yg menurut anda perlu saya ketahui tentang beliau?

15. Sejak anda dewasa, pernahkah anda membuat beliau sangat marah? Apa sebabnya? Apa yg anda lakukan setelah itu?

16. Dalam seminggu terakhir, berapa kali anda mencium tangan dan memeluknya dengan mesra? Kalau anda tinggal kota dengan beliau, berapa kali anda menelponnya dalam seminggu terakhir? Apa kata2 yang paling sering anda sampaikan ke beliau sebelum anda menutup telepon?

17. Jika Ibu anda melakukan kesalahan, apa yg anda lakukan utk mengingatkannya?

18. Menurut anda, adakah hal tertentu dari ibu anda- apakah itu perkataan maupun perbuatan- yang sangat mempengaruhi cara anda memperlakukan wanita, terutama kelak isteri anda? Apakah itu? 19. Jika kelak terjadi pertengkaran atau ketegangan antara Ibu dan isteri anda, apa yg akan anda lakukan? 20. Tentang Ayah anda, ceritakan hal2 penting yg menurut anda perlu saya ketahui ttg beliau?

21. Apa saja yg menurut anda bisa menghancurkan sebuah hubungan suami isteri? Apa rencana anda untuk menghindarinya?

22. Apa saja menurut anda bisa menggagalkan sebuah rumah tangga dalam menghasilkan anak2 yg shalih? Apa rencana anda utk menghindarinya?

23. Ttg mencari nafkah, kalau pendapatan ekonomi RT anda kurang memadai, jenis pekerjaan apa yg sebaiknya dilakukan oleh isteri anda utk membantu mencari nafkah?

24. Ta’adud ( menikahi lebih dari satu isteri) merupakan salah satu aturan Allah yg Maha sempurna, berikut syarat dan akibat2nya baik utk laki2 dan perempuan. Apa pandangan anda ttg ta’addud?

25. Bagaimana mati yg anda inginkan? Apa rencana2 anda utk itu?

Mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’ala membuka segala sesuatu yang paling mendasar, untuk anda ketahui tentang dia, lewat pertanyaan-pertanyaan diatas. Tetapi ada satu hal kecil yang perlu anda lakukan sebelum anda bertemu dia. Pergilah kedepan cermin, pandangilah bayangan mata anda, lalu tanyakan satu persatu pertanyaan diatas tadi kepada diri anda sendiri, dan jawablah dengan jujur.

 

Bandung, Muhasabah diri, oase jiwa

 

 

 

(read more ...)